Foto-Foto Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-78 KKIA

Sabtu, 19 Agustus 2023, bertempat di Mt Albert War Memorial Hall, event tahunan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia di Auckland, akhirnya kembali diselenggarakan setelah vakum selama 4 tahun karena Pandemi Covid-19. Antusiasme pengunjung sangat luar biasa sampai membludak di dalam dan di luar ruangan. Cuaca dingin dan hujan, tidak menghalangi semangat teman-teman Indonesia maupun dari negara lainnya untuk hadir meramaikan acara ini. Vendor-vendor juga sangat bahagia karena dagangannya laku keras. Bukti nyata, semua kangen berkumpul dalam kemeriahan pesta tahunan ini. Inilah foto-foto yang berhasil dijepret oleh tim dokumentasi kami hari itu. Selamat menikmati!


Pagi hari, acara belum dibuka, para vendor sudah bersiap-siap menata dagangannya.

Cendol dawet suegerrr....

Vendornya juga dandan cantik pakai merah putih, suasana Indonesia.

Di panggung juga ada yang mulai pemanasan.

Semua senyum bahagia.

Dandang siomaynya  juga khas Indonesia kan.

Bapak-bapak jaga Warung Emak :)

Kurang Indonesia apa nih, displaynya pun macem di warung bakso beneran.

Sebelum upacara dimulai, para vendor dikumpulkan ke panggung. Inilah para vendor yang berjualan di hari tersebut, semua mendapatkan kenang-kenangan dari panitia.

Suasana semakin ramai, sebentar lagi upacara dimulai.

Para petugas upacara dari PPIA.


Pemimpin upacara.

Hormat kepada pembina upacara.


Pembina upacara hari ini adalah Bapak Wisnoe, yang juga merupakan ketua panitia rangkaian acara hari itu.

Pengibaran Sang Saka Merah Putih.

Petugas pengibar bendera yang gagah-gagah.

Menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Saat yang mengharukan, membangkitkan rasa nasionalisme.

Pembacaan Teks Proklamasi.

Pembacaan Pembukaan UUD 1945.

Amanat pembina upacara. Jangan lupa tanah air kita, dan jangan lupa berpartisipasi di Pemilu 2024.

Menyanyikan lagu wajib Satu Nusa Satu Bangsa dan Hari Merdeka. Kali ini istimewa diiringi angklung dari Sabilulungan Family.

Ibu Irma selaku dirigen menggunakan bendera merah putih untuk memberikan aba-aba.

Sambil main angklung, sambil menyanyi.



Dirigennya juga ikutan semangat.

Anak muda hebat nih, sehabis mengibarkan bendera, langsung turun main cajon :)

Bass dan piano, membuat suasana semakin meriah.

Pembacaan doa.

Senangnya lihat yang muda-muda juga ikut berpakaian tradisional dan bermain angklung.

Hormat terakhir sebelum upacara dibubarkan.

Team PPIA, anak-anak muda yang keren-keren. Semangat ya studinya!

Begitu upacara bubar, langsung transaksi dimulai. Rameeee!

Semakin siang, semakin tambah ramai!

Tarian Ondel-Ondel sebagai pembuka yang meriah dari Sanggar Pertiwi.


Ibu-ibu yang cantik-cantik semua!

Kalau padat di dalam, bisa nongkrong di luar.

Tim bakar sate dari KKIA.

Asapnya sampai kemana-mana, bikin lapar satu arena.

Kuis pertama, siapa yang bawa rupiah paling banyak. Ternyata...pesertanya antusias semua!

Pemenangnya pasangan ini, nggak tanggung-tanggung, bawa 2.5 juta rupiah! Buat ongkos tiket pesawat pulang kampung katanya hehehe.

Sambil makan, sambil menikmati pertunjukan, seru sekali.

Tarian Bajidor Kahot oleh Cilla.

Bangga punya generasi muda seperti Cilla yang meneruskan tradisi tari tradisional Indonesia.


Yang ngantri martabak dan risol. Tertib ya.

Pemenang Raffle ronde 1.


Ibu Irma, membuka penampilan Sabilulungan Family dengan menyanyikan Berkibarlah Bendera Negeriku.

Sabilulungan Family, grup terbesar yang tampil di acara tahun ini, dengan memainkan instrumen angklung.

Bapak Kicky berduet dengan Ibu Irma.

Para pemain angklung, gayanya keren-keren, apalagi bapak yang satu ini.





Sabilulungan Family melanjutkan dengan medley lagu daerah: Manuk Dadali, Gundul-Gundul Pacul, dan Ondel-Ondel.

Para musisi pendukung.


Pemain angklung usianya tersebar, dari anak-anak sampai yang senior.



Ibu Irma, dirigen utama.

Siap-siap untuk ngibing bareng.





Turun ke bawah panggung, ajak penonton ikutan ngibing.

Makin ramai nih ngibingnya.



Bapak Harijono ini kalau joged memang paling top! Hehehe.

Ketua sie acara, Kevin, ikutan juga dari atas panggung.

Ayo, tarik ibu!

Tarian Margapati, oleh Yulius.


Tari Manuk Dadali, oleh Sanggar Pertiwi.

Bagus ya kostumnya meriah sekali!



Pemenang Raffle Ronde 2



Ibu Osi dari Panwaslu, khusus terbang dari Wellington ke Auckland, untuk memberikan informasi mengenai Pemilu 2024.

Tidak lupa bagi-bagi hadiah juga. Ayo ada yang ingat Pemilu 2024 di Auckland tanggal berapa?

Ibu-ibu kalau ada hadiah, semangat berebutan deh ya.

Tari Tortor Batak Toba dan Simalungun, oleh Bona Pasogit NZ.

Luar biasa budaya Indonesia, kali ini perwakilan Sumatera.



Foto ramai-ramai di tangga menuju panggung.

Panitia terus bagi-bagi hadiah.

Yang bukan orang Indonesia pun, dapat giliran.

Alisha yang pintar sekali, bisa dengan fasih menyanyikan full lagu Satu Nusa Satu Bangsa. Luar biasa!

Another round of quiz, bagi-bagi hadiah.


Dhonsten Zain, menyanyikan dua lagunya, The Best of Me dan Bukan Cinta Mati untuk mengiringi fashion show pakaian tradisional Indonesia.

Fashion show ini diikuti oleh para ibu dan anak-anaknya.








Keanekaragaman ini adalah Indonesia.

Anak-anak cantik, anak-anak Indonesia.

Serasa nonton konser ya, banyak yang liput!

Games anak-anak, memasukkan pinsil ke dalam botol.

Nungging dan fokus.


Ini dia pemenangnya.

Memindahkan kelereng pakai sendok.

Konsentrasi tingkat tinggi.


Grup Papatūānuku membawakan Kapa Haka, kesenian khas suku Maori, Selandia Baru.

Tinggal di tanah Aotearoa, sudah sepantasnya kita juga mengenal budaya lokal.




Acara ngumpul orang Indonesia, tidak akan pernah lengkap tanpaaaa.. DANGDUT! Sobat Ambyar alias Vian dan Anna, kali ini membawakan 3 lagu, semuanya seru!

Penyanyi dangdut ibukota nih!

Ketua panitia  harus ditarik dulu, meramaikan suasana.

Makin lama-makin seru.

Cendol dawet...cendol dawet...!

Tari Zapin oleh Aura Nusantara.

Tari yang sangat cantik, dengan iringan lagu Laksmana Raja Di Laut yang mengajak kita bergoyang.




Pemenang Raffle Utama, hadiah ke 3 dan 2 dimenangkan oleh wilayah West.

Dan inilah, Ibu Mience yang paling beruntung mendapatkan hadiah utama!

Aura Nusantara jumpa fans dulu nih di depan. Banyak yang suka bajunya, dikira emas asli :)

Kembali lagi Sanggar Pertiwi, menutup rangkaian tarian hari ini dengan perwakilan dari Indonesia Timur yaitu Papua.

Tarian yang sangat enerjik, membuat kita semangat.



Bagi-bagi hadiah lagi lewat kuis hari itu.




Ada pertanyaan kuis, siapa nama pahlawan yang ada di uang Rupiah 10,000 edisi baru?

Dan yang jawab asalnya dari Thailand dong! Gak apa-apa ya modal google, yang penting usaha.

Ini dia lomba khusus orang-orang non-Indonesia. Lomba joged dangdut. Asyikkk!

Pemenangnya dipilih berdasarkan sorakan penonton. Yang paling kenceng sorakannya, yang juara.





Dua orang inilah yang dapat sorakan paling banyak. Satu dari Perancis, dan satu dari China, diadu lagi dalam dance battle.

Yang dari China mengira ini battle beneran, dia keluarkan jurus kungfu dong πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Dan pemenangnya adalah, Perancis!

Dilanjut lomba untuk orang dewasa, yang pertama adalah joged balon.







Yang ini mukanya enjoy ya kayaknya hihihi.

Final battlenya nih, tersisa 2 pasang.

Pasangan suami istri kompak.

Tapi yang menang tetap yang ABG hehehe.

Lomba kedua, ngasih makan pisang dengan mata tertutup.


Waduh, semangat banget mass.....

Hap hap hap...

Ayo telen...telen...

Tapi yang ini dong yang habis duluan.

Dua ibu ini, datang khusus dari Whangarei loh! Mantap.

Lomba terakhir sebelum bubar, tentulah: Tarik tambang! Pose dulu sebelum tanding. Ini sayap kiri.

Yang ini sayap kanan.

Belum mulai oi...

Tarik manggg!

Ayo ayo ayo...

Makin ngga santai...




Dan pemenangnya adalah tim sayap kanan, tapi hadiahnya dibagi rame-rame. Indahnya kebersamaan!

Demikianlah acara di Sabtu lalu. Untuk kami yang panitia, capeknya luar biasa, tapi hati sungguh bahagia. Kiranya semua teman-teman yang hadir, dan juga yang sudah berpartisipasi baik sebagai vendor, pengisi acara, maupun pengunjung, juga turut berbahagia merayakan kemerdekaan negara kita tercinta. Sampai bertemu lagi tahun depan!

Bonus foto:

Foto ini diambil hampir pukul 11 malam di hari Jumat, 18 Agustus 2023, dimana kami masih berkutat di arena untuk menyelesaikan dekor dan set ruangan, mulai dari pengaturan aliran listrik untuk vendor, sampai ke sound system.

Mukanya happy semua kan?

Foto ini diambil hampir pukul 4 sore, dimana kami masih berjibaku untuk mengembalikan ruangan jadi seperti semula. Seluruh ruangan harus bersih dan rapi, tidak boleh ada sampah tersisa, semua sampah diangkut menggunakan trailer ke tempat pembuangan. Makanya ketua perlengkapan Frangky dan asistennya Fredy tidak ikutan di foto ini. Tim kami memang tidak banyak, tapi solid dan sekuat baja hehehe.  (Sambil nenggak vitamin yang banyak).

 Semua lihat pintu... soalnya nggak sabar pingin pulang lempengin badan hehehe. Sampai jumpa lagi ya!


Comments

  1. Heibat .... panitia kecil tapi hasilnya S U K S E S , juga untuk photos ada komentar dari 1500 photos. Terima kasih terutama ketua Panitia - angotanya dan MC Lionny .

    ReplyDelete
  2. Melania Sadati Fidelis Jurgens22.8.23

    Congratulations buat para panitia KKIA .. acara sukses banget. Semua keliatan menikmati acara baik pendatang, panitia , penjual makanan maupun para pengisi acara . Photographie bagus2 terutama comments atas photo2 tersebut , serasa ikutin semua program satu persatu 😊😊😊
    Very well done to Everyone πŸ‘πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°. Walaupun kita tinggal di negara lain , Indonesia tetap negara yang slalu kita cintai . Tetap maju terus Indonesia . Tuhan berkati πŸ™πŸΌπŸ˜‡πŸŒ·πŸŒ·πŸ˜ŠπŸ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Ibu Melania atas dukungannya, dan juga partisipasinya memeriahkan acara ini.

      Delete

Post a Comment

Silakan berikan komentar

Popular posts from this blog

Foto-Foto Piknik OMK KKIA Maret 2023

Foto-Foto Misa Minggu II KKIA Maret 2023