Buletin KKIA Agustus 2025

Merayakan 80 Tahun Bangsa Indonesia

Bulan Agustus selalu menjadi bulan yang istimewa bagi kita sebagai bangsa Indonesia. Walaupun puncaknya dirayakan pada 17 Agustus, semangat kemerdekaan sudah terasa sejak awal bulan: dari bendera merah putih yang berkibar hingga berbagai kegiatan rakyat. Tahun ini menjadi lebih istimewa karena kita memperingati 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sebuah tonggak sejarah yang mengingatkan kita pada panjangnya perjuangan dan besarnya berkat Tuhan bagi bangsa ini.

Kita sebagai Komunitas Indonesia di Auckland turut merayakan momen ini dengan penuh sukacita, dalam balutan nuansa budaya Nusantara, pada 23 Agustus lalu. Dalam kemeriahan itu, kita tentunya tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga merayakan identitas kita sebagai anak bangsa yang hidup di perantauan.

Namun, kemerdekaan sejati bukan hanya soal kebebasan secara fisik, tetapi juga kebebasan dari egoisme, kesombongan, dan ketidakadilan. Injil hari ini mengajak kita untuk hidup dalam kerendahan hati. Karena siapa yang meninggikan diri akan direndahkan, dan yang merendahkan diri akan ditinggikan. Sementara itu, Surat kepada Orang Ibrani mengingatkan bahwa kita adalah bagian dari umat yang dipanggil untuk hidup dalam terang dan kasih.

Tentu, masih ada banyak “pekerjaan rumah” yang harus kita selesaikan dan bereskan bersama. Maka mari kita rayakan 80 tahun kemerdekaan ini dengan semangat pelayanan, persatuan, dan rendah hati, sambil terus berharap pada masa depan Indonesia yang damai dan diberkati.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-80! Tuhan memberkati kita semua.

Romo Roy Noeng, CSsR

Devosi

Kita sudah biasa berdevosi secara pribadi maupun kelompok. Kata “devosi” berasal dari bahasa Latin devotio yang berarti kebaktian, pengorbanan, penyerahan, sumpah, kesalehan atau cinta bakti. Kata kerjanya adalah devovere (membaktikan, mengorbankan, menyerahkan). Devosi adalah ulah kesalehan yang menunjuk pada sikap hati umat beriman yang menyerahkan diri kepada seseorang atau sesuatu yang dijungjung tinggi dan dicintai. Dalam Gereja Katolik devosi merupakan praktek ungkapan iman umat yang spontan dan lebih bebas serta dapat dibawakan secara pribadi maupun kelompok.

Perlu kita ketahui bahwa Devosi adalah bagian dari doa yang menonjolkan dimensi afeksi dan emosi, kesederhanaan ungkapan iman dan kesederhanaan kata-kata. Dalam devosi, doa dilakukan dengan mengulang kata-kata yang sama. Akibat pengulangan doa ini, si pendoa mengalami kepuasan hati dan kedalaman batin. Yang paling penting adalah bahwa si pendoa mengalami kehadiran Allah dengan seluruh jiwanya.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam Devosi:

a.      Devosi tidak pernah dipandang menggantikan liturgi resmi Gereja (perayaan sakramen). Bila liturgi dianggap sebagai makanan utama, Devosi dipandang sebagai makanan kecil, tambahan.

b.      Praktek devosi harus dijauhkan dari bahaya praktek magis. Praktek magis terjadi apabila orang memandang kekuatan, daya pengudusan berasal dari barang, mantra, atau hitungan angka. Devosi yang benar hanya dikabulkan oleh daya ilahi Allah Bapa dan bukan oleh kekuatan si pendoa tersebut.

c.       Devosi harus sesuai dengan iman Gereja yang benar. Apa yang menjadi keyakinan devosional umat tidak selalu harus menjadi iman gereja universal.

d.      Ada dua bentuk penghormatan: latria dan dulia. Latria merupakanpenghormatan atau penyembahan yang ditujukan hanya kepada Allah. Dulia adalah bentuk penghormatan yang ditujukan kepada orang-orang kudus tertentu. Dalam hal ini patung dipakai bukan untuk disembah melainkan dipakai sebagai sarana untuk menghormati pribadi orang kudus yang hidup dibalik patung tersebut. Dan penyembahan selalu diarahkan kepada Allah.

Ada beberapa Devosi yang umum dalam Gereja kita, seperti kebaktian kepada Sakramen Mahakudus, Jalan Salib, Rosario, Novena dan Ziarah.

Romo Daniel Sitanggang, OFMCap     

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 KKIA

Foto-Foto Perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 KKIA

Foto-Foto Perayaan Natal KKIA Desember 2024